Dosen : Bpk. Christian Siregar
Tanggal Kegiatan : Selasa, 20 Maret 2018
Waktu Kegiatan : 14.00-16.30
Total Waktu : 2,5 Jam
Lokasi : Klenteng Konghucu Jl. Kisamaun No.145, Sukasari, Tangerang
Nara sumber : Ws Rudi Gunawijaya
Tim yang hadir : 7 orang
Ketua : Ning Alya Cindani – 2001611730
Anggota :
1. Aaron Muhammad Hanif – 2001612355
2. Maria Reneta – 2001555843
3. Ratu Almanda Sherina Divalya – 2001614114
4. Jenni Santoso – 2001568461
5. Amelia Vergiana – 2001609120
6. Merisa Yuliana – 2001589125
Tim yang tidak hadir : 0 (tidak ada)
Pertemuan ketiga
Pada pertemuan ini, kami akan mewawancarai Xue Shi Rudi pemuka agama Konghucu di Kelenteng Khongcu. Bio. Pada hari Selasa, 20 Maret 2018. Pada pukul 14:00 kami semua berangkat menuju lokasi, Kelenteng Khongcu. Bio. Kami tiba disana sekitar pukul 14:30, namun Xue Shi Rudi yang akan kami wawancarai masih belum sampai ditempat dikarenakan masih berada diluar lokasi karena ada pertemuan rapat dengan pemuka agama lainnya di UNIS Tangerang. Xue Shi Rudi sampai dilokasi pukul 15:30, lalu kami bersama – sama berkumpul di ruang ibadah untuk mulai melakukan wawancara. Anggota yang bertugas mewawancarai pemuka agama Konghucu adalah Aaron Muhammad Hanif, sementara anggota lain melakukan persiapan dokumentasi seperti video dan foto. Kami disini melakukan wawancara dengan tema “ TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA “. Ada beberapa pertanyaan yang kami berikan kepada Xue Shi Rudi, dengan jawaban yang dapat kita ambil sebagai gambaran bagaimana kita menghargai umat agama lain.
Ini tempat wawancara kami bersama Xue Shi Rudi
Setelah wawancara, kami berfoto dengan Xue Shi Rudi sebagai dokumentasi.
Dan terakhir kami melakukan kegiatan untuk membantu merapihkan tempat ibadah agama Konghucu.
Setelah kami selesai mewawancarai Xue Shi Rudi kami lanjut mewawancarai Bapak. Yahya Santosa di Kelenteng Khongcu. Bio.Anggota yang bertugas mewawancarai pemuka agama Budha adalah Ratu Almanda Sherina Divalya, sementara anggota lain melakukan persiapan dokumentasi seperti video dan foto.
Kami disini melakukan wawancara dengan tema “ TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA “. Ada beberapa pertanyaan yang kami berikan kepada Bapak Yahya Santosa,salah satunya adalah seberapa pentingkah agama dalam kehidupan sehari-hari, menurut beliau agama sangat penting,sebagai pegangan hidup setiap manusia,dan terdapat 3 kalimat yang bermakna yaitu : Janganlah berbuat jahat,Amal kebaikan,Sucikan hati dan pikiran. Dari hasil wawancara tersebut kita dapat simpulkan bahwa setiap manusia harus saling menghargai perbedaan,dan saling toleransi antar umat beragama.
Kami juga memberikan bingkisan untuk Bapak Yahya Santosa.
Setelah proses wawancara selesai, kami berpamitan kepada Xue Shi Rudi atas waktu dan kesempatan yang diberikan untuk kami.Dan juga tak lupa kami berpamitan kepada Bapak Yahya Santosa atas waktu dan kesempatan yang diberikan untuk kami.
Sekian kegiatan kami di pertemuan keempat ini, yaitu mewawancarai 1 tokoh agama Konghucu dan 1 tokoh agama Budha. Terima kasih.









